Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2017

Pengertian Resensi, Struktur Resensi, dan Contoh Resensi Lengkap

Hai sobat pernah mendapatkan tugas Bahasa Indonesia meresensi suatu buku atau novel. Nah, mungkin bagi sebagian sobat tidak mengetahui apa pengertian resensi, bagaimana cara membuat resensi, dan ingin sekali melihat contoh resensi untuk menyelesaikan tugas kita. Pada kesempatan ini saya akan memberikan Pengertian Resensi, Struktur Resensi, dan Contoh Resensi Lengkap kepada sobat-sobat supaya mengerti apa itu resensi dan bagaimana cara membuat resensi.

 


1. Pengertian Resensi

Resensi adalah tulisan atau informasi  yang membahas, mengulas, dan memberi pertimbangan mengenai karya orang lain tentang kelemahan, keunggulan, dan kelayakan buku tersebut dibaca oleh pembaca, pendengar, atau penonton. Karya yang biasa diresensi antara lain buku, gambar, musik, atau film.
Orang yang membuat suatu resensi disebut dengan resensator. Pada pelajaran kali ini kamu akan berlatih membuat resensi buku.Kalian tentu sudah jelas bukan apa itu resensi ?.

2. Struktur Resensi


Resensi terdiri atas empat bagian utama. Keempat bagian tersebut adalah identitas karya, bagian sinopsis, bagian ulasan atau telaah atau bahasan, dan bagian penutup.
a.Bagian identitas, biasanya dicantumkan identitas karya atau karangan yang diresensi. Identitas meliputi judul karangan, pengarang, penerbit, kota penerbit, tahun terbit, tebal buku (jumlah halaman), dan harga buku. Bagian ini bertujuan untuk memperkenalkan kehadiran sebuah karya buku baru kepada masyarakat pembaca.
b. Bagian sinopsis mencantumkan ringkasan karangan. Karya yang diresensi biasanya dipilih jenis buku fiksi atau nonfiksi, kemudian dibuat sinopsisnya yang berisi pokok-pokok isi buku.
c. Bagian ketiga adalah ulasan. Bagian ini berisi bahasan, ulasan, atau pertimbangan mengenai “baik” atau “buruknya” sebuah buku. Betapapun juga, dari sebuah karya pasti ada sisi baiknya dibandingkan dengan karya- karya lain yang sejenis. Sebaliknya, betapapun bagusnya, sebuah buku pastiada saja kekurangan atau kelemahannya.
d. Bagian penutup, biasanya berisi simpulan.


Contoh Resensi Novel #1
contoh resensi novel
Judul Novel : 5 cm
Penulis  : Donny Dhirgantoro
Penerbit  : PT. Grasindo
Tahun Terbit : 2007
Tebal  : 381 halaman
SINOPSIS
Buku 5 cm ini menceritakan tentang persahabatan lima orang anak muda yang menjalin persahabatan selama tujuh tahun, mereka diantaranya  bernama Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta. Mereka adalah sahabat yang kompak, memiliki obsesi dan impian masing- masing, mereka selalu pergi bersama dan ketemu setiap saat. Karena bosan bertemu setiap hari, akhirnya mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi selama tiga bulan.
Selama tiga bulan berpisah itulah terjadi banyak hal yang membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya. Arial yang jatuh cinta sama temen fitnessnya, Riani yang sukses di tempat kerjanya, Ian yang akhirnya berhasil menyelesaikan skripsinya, Genta yang sukses sebagai EO sebuah pameran dan Zafran yang semakin tergila-gila sama Arinda, adik kandung Arial. Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh dengan rasa kangen akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan ‘reuni’ mereka dengan mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, “Mahameru”. Dan dalam perjalanan inilah mereka menemukan arti persahabatan yang sesungguhnya.
UNSUR INTRINSIK NOVEL
1. Tema   : Persahabatan 5 anak muda, yang mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda.
2. Latar Belakang : Stasiun kereta api Senen, Stasiun Lempuyungan (Yogyakarta), Ranu Pane, Ranu
                                  Kumbolo, Puncak Mahameru.
3. Waktu    : Pagi hingga malam.
4. Suasana   : Menyenangkan, mengharukan dan menegangkan.
5. Alur   : Novel ini menggunakan alur maju mundur artinya dalam cerita terjadi flashback ke masa lalu dan kejadian yang akan datang.
6. Gaya Bahasa : Menggunakan bahasa yang sangat mudah dimengerti oleh para pembacanya.
7. Amanat   : (1) Sahabat yang sejati, ialah sahabat yang selalu pengertian dan “SOLID” kepada kita; (2) Hal yang harus dimiliki oleh kita semua ialah, “KEYAKINAN”, karena dengan keyakinan kita dapat mentaklukkan apa saja yang membuat kita lemah.
8. Penokohan  : (1) Arial adalah pria terganteng diantara mereka, serta bertubuh atletis. (2) Riani adalah gadis berkacamata, cantik, cerdas dan mengutamakan prestasi. (3) Zafran merupakan pria yang berbadan kurus, anak band,kocak, senang bersyair dan membuat puisi-puisi, hidupnya seperti kurang lengkap jika tidak bersyair selama sehari. (4) Ian adalah tokoh yang gila bola, suka makan terutama indomie, dan penggemar artis Happy Salma. (5) Genta merupakan leader (pemimpin) diantara sahabat-sahabatnya. Genta adalah sosok yang baik, seorang aktivis kampus.
KELEBIHAN NOVEL
Dalam novel ini, terdapat kata-kata yang membuat kita terinspirasi untuk semangat menjalani kehidupan. Ditambah lagi penggunaan bahasa yang mudah dimengerti dan penempatan setting waktu dan tempat yang sangat detail.
KEKURANGAN NOVEL
Pada saat akhir cerita, keadaannya sangat begitu memaksakan, dengan pembentukan keluarga antar sahabat ditambah lagi dengan keturunan-keturunan mereka yang mempunyai sifat dan karakteristik yang sama dari para orangtuanya.

Sekian sobat ulasan saya mengenai cara meresensi buku atau novel semoga bermanfaat.

Teks Cerpen (Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Unsur intrinsik, Unsur Ekstrinsik, Dan Nilai-Nilai Cerpen)

oleh: Taufik Albulhori
Cerpen atau dapat disebut juga cerita pendek merupakan suatu prosa negatif fiktif yang  mempunyai jumlah kata kurang dari 10.000 kata. Dalam cerpen berisikan kisah atau cerita mengenai kehidupan tentang seluk beluk manusia yang diceritakan melalui tulisan singkat yang pendek. Selain itu cerpen hanya memusatkan pada salah satu tokoh atau situasi tertentu

Pengertian, Ciri-ciri, Unsur dan Nilai-nilai Cerpen

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa cerpen adalah suatu karya tulis atau karangan yang bersifat fiktif yang diangkat berdasarkan kisah seluk beuk manusia. terkadang cerpen juga diangkat berdasarkan legenda atau mitos.
Baca Juga : Jenis-jenis Dan Struktur Teks alam Bahasa Indonesia
Pengertian Cerpen

Cerpen adalah suatu karya sastra pendek yang menceritakan kisah cerita dari suatu tokoh yang di dalamnya terdapat permasalahan serta solusi dari masalah tersebut.
Baca Juga : Contoh Teks Cerpen Terbaru
Struktur Cerpen

Abstrak
Abstrak merupakan bagian awal dalam cerita atau ringkasan utama dari cerpen yang dikembangkan dalam rangkaian-rangkaian peristiwa. Dalam sebuah cerpen struktur abstrak bersifat opsional (boleh ada ataupun tidak).

Orientasi
Pada bagian ini berkaitan dengan waktu, tempat, suasana dan alur pada cerita tersebut.

Komplikasi
Pada bagian komplikasi berisikan urutan dari kejadian yang dihubungkan dengan sebab dan akibat. Pada bagian ini biasanya menunjukan watak dari tokoh cerpen tersebut serta mulai muncul kerumitan.
Baca Juga : Cara Menyusun Kalimat yang Efektif
Evaluasi
Evaluasi merupakan struktur konflik yang terjadi serta mengarah pada puncak atau klimaks. Pada bagian ini sudah mulai muncul penyelesaian dari konflik yang muncul dalam cerpen.

Resolusi
Pada bagian struktur ini berisikan solusi dari masalah yang dihadapai dalam cerita.

Koda (coda)
Pada bagian ini berisikan amanat berupa nilai atau pelajaran yang disisipkan penulis dalam cerita tersebut agar pembaca dapat memetik pelajaran dari amanat tersebut.

Ciri-Ciri Cerpen

Sama halnya seperti karya tulis lainnya. cerpen juga memiliki ciri-ciri khusus yang berfungsi sebagai pembeda antara teks yang lainnya.
  1. Ceritanya jauh lebih pendek dibanding dengan novel.
  2. Memiliki jumlah kata kurang dari 10.000 kata atau tidak lebih dari 10 halaman.
  3. Cerita yang diceritakan biasanya bersumber dari kehidupan sehari-hari .
  4. Dalam cerpen hanya menceritakan inti sari dari cerita tersebut bukan kisah detail para tokohnya
  5. Dalam cerpen tokoh akan dihadapkan pada suatu permasalahan atau konflik yang pada akhirnya akan menemukan penyelesaian dari konflik tersebut.
  6. Pemakaian kata yang sederhana sehingga mudah dikenal pembaca.
  7. Pembaca dapat ikut merasakan langsung kisah yang diceritakan karena kesan yang ditinggalkan cerpen sangat mendalam.
  8. Mempunyai alur cerita lurus dan tunggal.
  9. Pendalam tokohnya sangat sederhana.
  10. Biasanya hanya menceritakan 1 kejadian atau peristiwa saja.
Unsur Intrinsik Cerpen

Setelah kita mengetahui ciri-ciri cerpen maka saatnya kita menuju unsur intrinsik cerpen :
  1. Tema : Tema adalah gagasan utama yang menjadi dasar jalannya cerita dalam cerita pendek.
  2. Alur/Plot : Alur merupakan urutan tahapan jalannya sebuah cerita. Mulai dari perkenalan lalu muncul sebuah konflik permasalahan lalu peningkatan konflik lalu Klimaks atau puncak dari konflik yang dihadapai lalu penurunan konflik serta penyelesaian.
  3. Setting Setting dalam cerita pendek meliputi tempat atau latar, waktu, suasana yang tergambar dalam cerita pendek.
  4. Tokoh : Tokoh merupakan seseorang yang menjadi pelaku atau yang terlibat dalam jalannya cerita. Dalam sebuah cerita pendek biasanya setiap tokoh memiliki watak karakter sendiri-sendiri.Di dalam sebuah cerita terdapat juga tokoh antagonis atau tokoh yang memiliki karakter jahat , protagonis atau tokoh yang memiliki karakter baik serta figuran yang hanya sebagai tokoh pendukung.
  5. Penokohan :Penokohan adalah sifat dari tokoh yang tercermin dari sikap, perilaku, ucapan, pikiran ,dan pandangannya terhadap suatu hal dalam cerita.
2 macam  Metode Penokohan didalam sebuah cerpen sebagai berikut :

Metode Analitik

Metode ini menggambarkan sifat tokoh yang ada dalam cerita secara langsung. Seperti : penakut, pemalu, pembohong, dan lain-lain.

Metode Dramatik

Dalam metode ini adalah kebalikan dari metode analitik,pada metode ini pengggambaran sifat tokoh digambarkan secara tidak langsung dengan penggambaran fisik, percakapan, dan reaksi tokoh lain.

Sudut Pandang Cerpen

Adalah cara pandang yang digambarkan oleh pengarang dalam sebuah peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam cerita pendek.
Baca Juga : Contoh Cerpen Sedih Dan Romantis Tentang Cinta
Sudut pandang cerpen ada 4 jenis sebagai berikut :

Sudut pandang Orang Pertama Pelaku Utama
Dalam sudut pandang ini tokoh “aku” akan menjadi pusat perhatian dan tokoh utama yang menceritakan tentang peristiwa yang  dialaminya  dalam cerita pendek.

Sudut pandang Orang Pertama Pelaku Sampingan
Dalam bagian ini tokoh “aku” muncul sebagai pelaku tambahan atau saksi saja.Biasa nya tokoh “aku” hanaya muncul dalam pengantar dan penutup cerita.

Sudut pandang Orang ketiga serba tahu
Sudut pandang ini menceritakan melalui sudut pandang “dia”, tapi pengarang atau narator mengetahui segala hal yang berhubungan dengan tokoh “dia”. Pengarang cerpen mengetahui segalanya

Sudut pandang Orang ketiga Pengamat
Dalam sudut pandang ini pengarang hanya menggambarkan apa yang dirasakan, dialami, dilihat, dan dipikir oleh seorang tokoh.
 
Amanat
Amanat merupakan sebuah pesan moral yang disisipkan pengarang didalam cerpen agar pembacanya dapat menyerap pelajaran yang dapat dipetik dalam karangan cerpen tersebut, serta dapat bertindak atau melakukan sesuatu terhadap suatu hal atau permasalahan.
Baca Juga : Contoh Cerpen Tentang Persahabatan
Unsur Ekstrinsik Cerpen

Unsur ekstrinsik merupakan sebuah unsur cerpen yang membentuk cerpen itu sendiri dari luar.Berikut ini merupakan unsur ekstrinsik yang cerpen.

Latar Belakang Masyarakat
Latar belakang masyarakat adalah pangaruh kondisi latar belakang yang terdapat di masyarakat yang dapat mempengaruhi terbentuknya jalan cerita dalam cerpen, Pengaruh kondisi tersebut seperti kondisi politik, ideologi, sosial masyarakat, dan kondisi ekonomi masyarakat.

Latar Belakang Pengarang
Latar belakang pengarang mencakup tentang pemahaman, faktor-faktor, atau motivasi pengarang untuk membuat sebuah cerpen. Latar Belakang Pengarang Meliputi Sebagai Berikut.

  1. Riwayat Hidup Pengarang : Pada bagian ini berisikan tentang biografi pengarang secara menyeluruh. Faktor ini dapat mempengaruhi pengarang dalam mengarang cerpen berdasarkan pengalaman pribadi dari pengarang itu sendiri.
  2. Kondisi Psikologis : Kondisi Psikologis pengarang meliputi mood dan motivasi , kondisi ini sangat mempengaruhi dengan apa yang akan ditulis dalam cerita.Contohnya seperti jika pengarang sedang dalam keaadaan sedih , dia akan membuat sebuah cerpen yang berceritakan sedih juga.
  3. Aliran Sastra : Aliran Sastra berpengaruh dalam gaya penulisan bahasa yang digunakan pengarang guna menceritakan sebuah cerita dalam cerpen.

Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Cerpen

Seperti halnya sebuah kisah tentunya cerpen mengandung nilai-nilai kehidupan yang dapat kita ambil sebagai contoh, diantaaranya adalah.

  1. Nilai agama : Berkaitan dengan pelajaran agama yang dapat dipetik dalam teks cerpen.
  2. Nilai Sosial : Berkaitan dengan pelajaran yang dapat dipetik dari interaksi sosial antara para tokoh dan lingkungan masyarakat dalam teks cerpen.
  3. Nilai moral : Nilai ini berkaitan dengan nilai yang dianggap baik atau buruk dalam masyarakat. Dalam cerpen nilai moral bisa berupa nilai moral negatif (buruk) atau nilai moral positif (baik).
  4. Nilai budaya : Nilai yang berkaitan erat dengan kebudayaan , kebiasaan, serta tradisi adat istiadat.

Itulah penjelasan tentang teks cerpen yang dapat materi4belajar sampaikan. Sekian posting mengenai Teks Cerpen (Pengertian, Ciri-Ciri,  Struktur, Unsur intrinsik, Unsur Ekstrinsik, Dan Nilai-Nilai  Cerpen). Semoga bermanfaat, terimakasih

Senin, 30 Januari 2017

Teks Eksplanasi : Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri dan Contoh

Oleh : Taufik Albukhori

Hai semuanya, kali ini saya mau berbagi materi bahasa Indonesia yang judulnya Teks Eksplanasi. Pada artikel ini kita akan membahas semua tentang teks eksplanasi, mulai dari pengertian, struktur, ciri-ciri, dan contohnya.

Oke langsung saja kita mulai pembahasan kita, silahkan simak artikel ini:

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan-penjelasan tentang proses mengapa dan bagaimana dari suatu topik yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam maupun sosial yang terjadi di kehidupan sehari-hari.

Semua fenomena tersebut memiliki hubungan sebab akibat dan memiliki proses. Semua fenomena tersebut tidak hanya kita rasakan dan nikmati saja, tapi juga harus kita pelajari mengapa dan bagaimana fenomena tersebut bisa terjadi.

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Suatu teks dikatakan sebagai teks eksplanasi jika memenuhi beberapa ciri berikut ini:

  1. Informasi-informasi yang termuat didalamnya berdasarkan fakta.
  2. Hal yang dibahas yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
  3. Sifatnya informatif dan tidak berusaha untuk memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.
  4. Terdiri dari pernyataan umum, urutan sebab akibat, dan interpretasi.

Struktur Teks Eksplanasi yang Benar

Struktur Teks Eksplanasiwww.taufikalbukhori.blogspot.com
Berikut struktur dari teks eksplanasi yang benar dan sesuai dengan urutan yang pas, sebagai berikut:
  1. Pernyataan Umum (General Statement), merupakan bagian pertama dari teks eksplanasi yang isinya mengenai penyampaian topik atau permasalahan yang akan dibahas. Bagian ini berisi gambaran mengenai apa dan mengapa fenomena tersebut bisa terjadi. Penulisan dari pernyataan umum ini harus menarik agar pembaca mau membaca teks eksplanasi tersebut hingga selesai.
  2. Deretan Penjelas, merupakan bagian yang sering juga disebut sebagai urutan sebab akibat dari suatu fenomena. Pada bagian ini, terdapat penjelasan yang detail dari suatu fenomena yang dibahas secara mendalam dan berdasarkan urutan waktu.
  3. Interpretasi, merupakan bagian akhir atau penutup dari teks eksplanasi yang berisi inti sari atau kesimpulan dari topik atau proses yang dibahas.
    Contoh Teks Eksplanasi
    Setelah sobat semua paham mengenai pengertian, ciri-ciri dan struktur dari teks ekplanasi, selanjutnya saya akan berbagi satu contoh dari teks tersebut agar pemahaman kita menjadi lebih mendalam lagi.
    Nah saya akan memberikan satu contoh yaitu teks eksplanasi banjir, berikut kutipannya:
    Teks Eksplanasi Banjir

    Proses terjadinya banjir

    Kita tahu bahwa di Indonesia sering sekali terjadi fenomena alam yaitu banjir, terutama pada saat musim penghujan. Banjir disebut sebagai bencana alam karena fenomena alam ini sangat merugikan sekali bagi masyarakat. banjir sendiri dapat diartikan sebagai kurangnya atau tidak cukupnya kapasitas sungai, danau, drainase atau aliran air lainnya untu menampung debit air yang jumlahnya sangat banyak. Karena itu, air akan meluap dan akan memasuki lingkungan sekitarnya.

    Umumnya masyarakat yang tinggal di kota yang padat akan menempati tempat yang seharusnya tidak ditinggali, salah satunya yaitu bantaran sungai. Karena banyak yang tinggal disana mengakibatkan kapasitas dari sungai itu sendiri akan berkurang, ditambah dengan perilaku membuang sampah sembarangan semakin memperburuk keadaan. Akibatnya juga akan berdampak pada masyarakat itu sendiri yaitu lingkungannya akan terendam banjir.

    Ada dua faktor yang memicu terjadinya bencana banjir, yaitu faktor alam dan faktor sosial. Faktor alam yaitu banjir yang disebabkan karena faktor alam. Alam akan menghasilkan hujan deras yang terjadi dalam waktu yang cukup lama, akibatnya, daerah-daerah seperti sungai, danau dan daerah penampung lainnya akan meluap karena tidak bisa menampung kapasitas air yang masuk kedalamnya. Setelah itu, air akan meluber ke daerah sekitarnya termasuk ke pemukiman warga sekitar. Selain itu, ada juga banjir lahar dingin yang disebabkan karena erupsi gunung berapi.

    Faktor kedua yaitu faktor sosial. Faktor sosial ini sering sekali menjadi penyebab terjadinya banjir akhir-akhir ini. Hal ini terjadi karena kebiasaan manusia yang merusak alam. Yang paling terlihat adalah perilaku masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan termasuk di sungai. Selain itu, membangun di daerah resapan juga mengakibatkan terjadinya bencana banjir.

    Mendangkalnya permukaan sungai dan hilangnya daerah resapan mengakibatkan semua proses yang seharusnya terjadi dengan baik akan kacau, seperti misalnya sungai yang menyempit karena banyaknya tumpukan sampah mengakibatkab daya tampung dari sungai menjadi sedikit dan juga hilangnya daerah resapan akan membuat air hujan akan sulit untuk masuk kedalam tanah, akibatnya semua air tersebut akan masuk ke pemukiman warga dan terjadilah bencana banjir.

    Berdasarkan pemaparan diatas, kita bisa menarik kesimpulan, bahwasanya bencana banjir tidak semata-mata karena faktor alam saja, tetapi masih ada faktor sosial yang mana manusialah yang menjadi pelakunya. Untuk itu, jangan hanya menyalahkan alam saja, tetapi juga kita harus mengoreksi diri kita masing-masing yang sebenarnya kitalah yang menyebabkan bencana banjir itu terjadi.

    Sekian materi dari saya mengenai Teks Eksplanasi, semoga artikel lengkap diatas bisa bermanfaat bagi kalian semua para pembaca setia blog sederhana saya ini. Terima Kasih.

Jumat, 12 Agustus 2016

Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Paragraf Eksposisi


Kata Eksposisi sering anda dengar dan lihat dari. Akan tetapi anda lihatnya dalam bahasa Inggrisnya yaitu expose. Dalam acara gosip artis, anda pasti sering dengar kata terekspos. Kata expose  sendiri bila anda cari di google translate berarti menelanjangi, memaparkan, membuka, menampakkan dan memamerkan.
Pengertian paragraf eksposisi adalah suatu paragraf yang mengadung penjelasan penjelasan (explanation), informasi (information) ataupun pengetahuan yang berhubungan dengan topik yang ingin penulis sampaikan dalam bentuk tulisan. Seperti umumnya, penggunaan paragraf eksposisi berfungsi  dalam menginformasikan atau memberikan pengetahuan kepada para pembacanya sehingga mereka mendapatkan informasi atau pengetahuan sejelas jelasnya.

Ciri ciri paragraf Eksposisi

Apabila anda mendapatkan paragraf eksposisi, dibutuhkan pengetahuan tentang ciri ciri paragraf eksposisi.
Berikut beberapa ciri ciri paragraf eksposisi (paragraph exposition):
  1. Dalam paragraf eksposisi (paragraph exposition) terdapat adanya pengertian mengenai istilah dari suatu topik pembahasan.
  2. Paragraf eksposisi memiliki sifat memberikan informasi dengan para pembacanya.
  3. Paragraf eksposisi memiliki tujuan utama sesuai sifatnya informasi, sehingga dia juga bersifat objektif dan netral. Paragraf eksposisi tidak memiliki unsur yang bersifat persuasif atau mengajak ataupun memengaruhi pembaca.
  4. Agar penjelasan atau informasi yang disampaikan memiliki kekuatan dan dapat dipercaya pembaca, paragraf eksposisi memberikan data data yang akurat dan dari sumber yang terpercaya  pula.
  5. Seorang penulis yang membuat teks paragraf eksposisi (paragraph exposition) yang baik pertanyaan apa, mengapa, siapa, di mana, kapan, dan bagaimana paragraf eksposisi.
Paragraf eksposisi dan contoh paragraf eksposisi

Jenis Jenis Paragraf Eksposisi

Dalam pelajaran bahasa Indonesia dicantumkan bahwa terdapat beberapa 6 jenis paragraf eksposisi. Berikut contoh contoh paragraf eksposisi yang ada yaitu:
  1. Eksposisi definisi/pengertian
  2. Eksposisi proses
  3. Eksposisi klasifikasi
  4. Eksposisi ilustrasi (contoh)
  5. Eksposisi perbandingan & pertentangan, dan
  6. Eksposisi laporan
Kali ini kita akan membahas tentang eksposisi definisi, proses dan ilustrasi.

1. Paragraf Eksposisi Definisi

Pengertian paragraf eksposisi  definisi sesuai namanya adalah suatu paragraf eksposisi yang memberikan penjelasan atau memaparkan topik tertentu dalam bentuk batasan batasan sehingga topik atau hal tersebut yang diinginkan memiliki dapat dibedakan dari yang lain dan dipahami oleh pembaca. Paragraf ekposisi definisi seringkali anda temukan dalam pelajaran pelajaran anda. Dalam membuat paragraf eksposisi definisi artinya seorang penulis haruslah memaparkan apa itu hal tersebut, dan bagaimana ciri ciri hal atau topik tersebut. Contoh langsung dari paragraf eksposisi diatas adalah paragraf ini.
Berikut contoh paragraf eksposisi definisi:
a. Contoh pertama paragraf eksposisi definisi
Tumbuhan Jahe Zingiber officinale, merupakan tumbuhan rimpang yang telah terkenal dari dulu. Jahe sering di fungsikan sebagai bumbu atau penyedap rasa alami. Selain dapat menjadi rempah-rempah, tumbuhan ini dapat mengobati berbagai penyakit contohnya batuk, panas dalam dan bahkan kanker menurut penelitian yang ada. Tinggi tumbuhan ini sekitar 30 hingga 100 cm. Daun tumbuhan jahe berbentuk menyirip dengan ukuran panjang sekitar 15-23 mm dan lebar sekitar 8-15 mm. Tumbuhan Jahe memiliki rimpang atau akar yang berbentuk jemari yang menggembung pada bagian ruas ruas tengah. Nama Jahe sendiri dalam masyarakat adalah akar atau rimpang tersebut. Jahe memiliki rasa yang cukup pedas dan hangat yang disebabkan oleh adanya senyawa keton yaitu zingeron. Di pasaran, terdapat tiga jenis jahe yang sering dijual yaitu jahe merah, jahe gajah dan jahe kuning.
b. Contoh kedua paragraf eksposisi definisi
Majas adalah gaya bahasa yang sering dipakai dalam tulisan ataupun perkataan dalam bentuk lisan yang memberikan efek “hidup” terhadap yang disampaikan tersebut. Penggunaan majas seringkita temui dalam buku cerita, karangan dan tulisan tulisan lainnya terutama tulisan yang bernilai sastra. Majas dapat menjadi label bagi penulis tertentu sehingga kita dapat langsung mengenali bahwa penulis tulisan tersebut adalah orang yang dimaksud. Terdapat tiga macam majas yaitu majas perbandingan, majas petentangan dan terakhir majas sindiran.

2. Paragraf Eksposisi Proses

Sesuai namanya, paragraf eksposisi proses adalah sebuah paragraf yang memberikan penjelasan atau pemaparan tentang suatu topik secara terperinci dan urut menggunakan langkah langkah  atau proses kerja. Paragraf eksposisi proses sering anda temukan pada teks tentang cara membuat sesuatu seperti cara membuat email. Banyak pula paragraf eksposisi yang digunakan dalam membuat tulisan tentang cara menggunakan sesuatu serta seringkali juga digunakan dalam proses terjadinya sesuatu hal.
Contoh pertama paragraf eksposisi proses:
Oksigen atau O2 yang sekarang ini kita hirup dapat dikatakan berasal dari proses fotosintesis tumbuhan. Proses tersebut terjadi dalam daun tumbuhan. Langkah pertama, tumbuhan haruslah menyediakan tiga bahan yang dibutuhkan dalam reaksi fotosintesis yaitu sinar matahari, air, dan karbon dioksida sebagai sumber karbon.  Karbon dioksida yang berada dalam udara bebas akan masuk ke dalam stomata (celah) tumbuhan yang terletak di daun. Di bagian kloroplas, energi matahari diserap oleh pigmen hijau atau klorofil untuk menyuplai energi dalam proses fotosintesis ini. Di bagian lain, air diangkut menuju daun dari akar melalui pembuluh xilem. Selanjutnya, sinar matahari yang mengenai klorofil akan memberikan energi untuk melangsungkan reaksi pemecahan air sehingga tersedia elektron yang dapat digunakan dalam reaksi selanjutnya. yang pada akhirnya akan menghasilkan glukosa dan oksigen. Glukosa yang dihasilkan oleh tumbuhan akan digunakan sebagai sumber makanan dan cadangan makanan tumbuhan dan oksigen yang ada dilepaskan ke udara.
Contoh kedua paragraf eksposisi proses:

Blog merupakan halaman di dunia maya yang menggunakan Blogger saat membuatnya sebagai penyedia. Cara membuat blog di blogger sangat mudah. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuat gmail dengan masuk ke situsnya yaitu google.com kemudian pilih buat email. Setelah pembuat email selesai, langkah selanjutnya adalah masuk ke blogger untuk membuat blog menggunakan gmail yang telah anda buat. Akan terdapat beberapa form yang harus anda isi, mulai dari nama blog, alamat blog dan banyak lagi pengaturan di bagian setting. Apabila nama dan judul blog serta template sudah anda pilih,Teh sangat baik untuk ke maka anda telah dapat menulis di blog anda dengan menekan compose atau entri baru dibagian kiri atas.

3. Paragraf Eksposisi Ilustrasi

Paragraf eksposisi ilustrasi merupakan paragraf eksposisi yang berusaha memberikan gambaran terhadap topik yang ada menggunakan terhadap sesuatu dengan menambahkan hal lain yang memiliki kemiripan dalam hal tertentu. Akan tetapi jangan salah, walaupun dua hal yang dibahas, tetap ide pokok nya adalah satu saja dan dalam paragraf eksposisi ilustrasi tidak dilakukan untuk membandingkan keduanya akan tetapi untuk menghubungan kesamaan sehingga pembaca dapat lebih mudah mencerna. Mirip mirip analogi lah.
Contoh paragraf eksposisi ilustrasi:
Membuat blog membutuhkan ketekunan dan kerja keras. Seperti halnya berbisnis yang membutuhkan modal awal dan ketekunan dalam berbisnis, blogging juga membutuhkan hal tersebut. Tanpa adanya ketekunan dan kerja keras dalam blogging maka blog yang dia usung tidak akan berkembang. Dalam berbisnis pula dibutuhkan investasi untuk meningkatkan pelayanan dan pemasukan sehingga para konsumen merasa nyaman dengan bisnis kita. Begitu pula dengan blogging yang membutuhkan dana dana tertentu dalam meningkatkan kenyamanan pembaca baik itu template premium yang harus dibeli, membeli domain untuk menaikkan SEO friendly blog kita dan banyak lagi investasi yang kita lakukan. Sama halnya dengan berbisnis, blogging dapat mendatangkan penghasilan pasif bagi anda.
Contoh paragraf eksposisi ilustrasi:
Kekuatan persaudaraan sangatlah kuat. Kekuatan yang dimiliki persaudaran sama halnya dengan sebuah sapu lidi. Sapu lidi yang terikat dengan baik dengan lidi lidi yang dimilikinya akan memiliki ketahanan yang sangat kuat. Sama halnya dengan kekuatan persaudaran yang tidak akan goyah bila mereka semua saling terikat dan tidak tercerai berai. Sama halnya dengan sapu lidi yang tercerai berai hingga tinggal lidi lidinya saja yang sangat lemah dan mudah patah, kekuatan persaudaran pun akan seperti itu, bila mereka tercerai berai, mereka akan lemah dan bahkan menjadi kelemahan buat mereka. Oleh karena itulah, jagalah persaudaran kalian dengan erat dan jangan biarkan dia melonggar.

4. Paragraf Eksposisi Klasifikasi

Sesuai namanya, paragraf eksposisi klasifikasi merupakan paragraf yang dibuat dengan membagi, mengelompokkan atau mengklasifikasikan sesuatu atau topik ataupun hal tertentu sehingga pembaca dapat mendapat ilmu dan informasi yang dimaksud dengan lebih detail. Paragraf eksposisi klasifikasi dapat anda temukan dalam banyak buku buku yang mengelompokkan sesuatu dalam pembahasannya.
Contoh paragraf eksposisi klasifikasi:
Olahraga tidak hanya dapat menyehatkan fisik, akan tetapi dapat juga menyehatkan mental yang sangat berpengaruh terhadap proses belajar. Sebab, ternyata kegiatan belajar bukan hanya kegiatan intelektual saja, melainkan juga fisik. Dave Meier membagi aktivitas belajar menjadi empat kategori yaitu
  • Somatis adalah belajar dengan bergerak dan berbuat
  • Auditori adalah belajar dengan berbicara dan mendengar
  • Visual adalah belajar dengan mengamati dan menggambarkan
  • Intelektual adalah belajar dengan memecahkan masalah dan merenung.
Keempat aktivitas belajar ini harus dikuasai sehingga kemampuan intelektual yang dimiliki dapat berkembang dengan optimal.

5. Paragraf Eksposisi Perbandingan /Pertentangan

Paragraf eksposisi perbandingan adalah paragraf yang dibuat oleh penulisnya dalam menerangkan ataupun menjelaskan sesuatu dengan menggunakan kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain. Sedangkan paragraf eksposisi pertentangan sama halnya dengan eksposisi perbandingan. Hanya saja hal yang dibandingkan itu berisi tentang suatu hal yang bertentangan.
Paragraf eksposisi perbandingan memiliki ciri ciri yaitu menggunakan kata hubung berupa seperti halnya, demikian juga, sama dengan, selaras dengan sesuai dengan dan berbeda dengan. Hal yang digunakan sebagai pembanding dalam paragraf eksposisi perbandingan haruslah bersifat konkret dan telah diketahui secara umum.
Berbeda dengan perbandingan, paragraf ekposisi pertentangan mempunyai kata hubung yang mempertentangkan dengan ide ataupun gagasan lain yaitu biarpun, walaupun, berbeda, berbeda dengan, akan tetapi, sebaliknya, melainkan, namun, meskipun begitu.
Contoh paragraf eksposisi perbandingan:
Tinju bukanlah jenis olahraga yang banyak peminatnya, yang banyak adalah penggemarnya. Berbeda dengan olah raga jalan kaki atau jogging, memiliki peminat yang banyak, penggemar yang sedikit. Kenapa begitu? Karena, tidak ada orang yang menonton orang lain berjalan kaki.
Contoh paragraf eksposisi pertentangan
Orang gemar bersepeda, pada umumnya ialah orang orang yang mencintai lingkungan dan alam sekitar. Sebaliknya, orang yang tak pernah bersepeda kebanyakan orang kota yang ke mana-mana terbiasa naik mobil nyaman. Mereka akan complain apabila bertemu jalan yang sempit di lorong lorong khususnya di desa desa.

6. Paragraf Eksposisi Laporan

Kalian pernah lihat laporan keuangan, laporan BPJS, atau laporan BPS atau artikel dalam koran yang berhubungan dengan perekonomian atau daftar korban bencana. Hal tersebut merupakan contoh paragraf eksposisi laporan. Sesuai namanya pengertin paragraf eksposisi laporan adalah paragraf yang dibuat oleh penulis dengan bentuk rincian yang disertai dengan data data yang valid, serta tidak memiliki pendapat satupun di dalamnya, hanya membuat data data yang ada dalam bentuk paragraf.
Contoh paragraf eksposisi laporan:
Penerbangan Boing 701 milik Garuda Airlines hilang dalam penerbangan dari Indonesia, Malaysia, menuju Beijing, China, Sabtu (10/12/2015) pagi. Di antara 160 penumpang, termasuk lima bayi dan 12 kru pesawat tersebut, terdapat 60 orang Indonesia. Sebelumnya disebutkan, penumpang berasal dari 8 negara. Namun, daftar berikut menyertakan data yang menyebutkan 9 kewarganegaraan. Berikut ini adalah rincian asal negara penumpang dan jumlahnya:
1. China 50 orang dan 1 bayi
2. Malaysia 20 orang
3. Indonesia 57 orang dan 3 bayi
4. Australia 10 orang
5. Perancis 10 orang
6. Amerika Serikat 2 orang dan 1 bayi
7. Selandia Baru 2 orang
8. Ukraina 2 orang
9. Kanada 2 orang
Demikianlah artikel tentang pengertian paragraf eksposisi, ciri ciri paragraf eksposisi, jenis jenis paragraf eksposisi, dan contoh contoh paragraf eksposisi.Dtaufikalbukhori.blogspot.coman juga tetap belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar karena belajar itu mudah www.taufikalbukhori.blospot.com

Selasa, 24 November 2015

Pengertian Sinopsis Novel

Sinopsis Novel
adalah ringkasan cerita novel. Ringkasan novel adalah bentuk pemendekan dari sebuah novel dengan tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik novel tersebut. membuat Sinopsis merupakan suatu cara yang efektif untuk menyajikan karangan (novel) yang panjang dalam bentuk yang singkat.
Dalam sinopsis, keindahan gaya bahasa, ilustrasi, dan penjelasan-penjelasan dihilangkan, tetapi tetap mempertahankan isi dan gagasan umum pegarangnya.
Sinopsis biasanya dibatasi oleh jumlah halaman, misalnya dua atau tiga halaman, seperlima atau sepersepuluh dari panjang karangan asli.

Langkah-langkah membuat sinopsis

  • Membaca naskah asli terdahulu untuk mengetahui kesan umum penulis.
  • Mencatat gagasan utama dengan menggaris bawahi gagasan – gagasan yang penting.
  • Menulis ringkasan berdasarkan gagasan-gagasan utama sebagaimana dicatat pada langkah ke 2. Kita gunakan kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan cerita menjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.
  • Dialog dan monolog tokoh cukup ditulis isi atau dicari garis besarnya saja.
  • Ringkasan / sinopsis novel tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari keseluruhan novel.
Contoh sinopsis bukanlah resensi
meski berisi ajakan persuasif, namun sinopsis bukanlah resensi.
Resensi adalah menilai buku secara objektif. Resensi ini berada biasanya di rubrik sastra media massa, atau pula rubrik khusus anak dengan artikel per kolom yang minimalis kalimat.
Resensi biasanya di buat untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan suatu karya. Artinya suara pribadi atau ego hendaknya diredam dan diganti dengan suara dengan suara objektif sesuai kajian ilmu tertentu. Dengan begitu, sinopsis bukan langkah apresiasi. Pembuatan sinopsis justru salah satu cara dalam memahami sebuah karya tulis.
Just another WordPress.com weblog
Ciri-ciri sinopsis
Berikut adalah ciri-ciri sinopsis:
  • Alur/plot/jalan cerita sebaiknya disusun secara kronologis dan tepat.Alur sinopsis sebaiknya sama dengan alur aslinya.
  • Bahasa yang digunakan mengutamakan aspek persuasif.
  • Terdapat ajakan/rangsangan/motifasibagi calon pembaca, untuk membaca buku tersebut.
  • Menampilkan konflik yang menarik secara singkat
  • membuat calon pembaca penasaran.

Berikut adalah contoh sinopsis “laskar pelangi”:

Sinopsis Novel Laskar Pelangi

Sinopsis Novel Laskar Pelangi ini takan bernilai manfaat apa-apa, kecuali kawan-kawan mau belajar untuk mandiri dan bersungguh-sungguh dalam mencapai cita-cita.
Laskar Pelangi adalah sosok teladan, selama kita juga mau peduli dengan keadaan sekitar. Seperti pelangi yang hadir selepas hujan. Mulailah dari sekarang!!

Cerita terjadi di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitong Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.
Mulai dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah!
Mereka, Laskar Pelangi – nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi – pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada okultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini!

Jumat, 28 Agustus 2015

Pengertian, Jenis Dan Unsur-Unsur Drama

Pengertian Drama 
Drama berasal dari kata Yunani, draomai yang berarti berbuat, bertindak, bereaksi, dan berprilaku. Jadi, kata drama dapat diartikan sebagai perbuatan atau tindakan. Seraca umum, pengertian drama adalah karya sastra yang ditulis dalam bentuk dialog dengan maksud diperankan oleh aktor atau tokoh yang memainkannya. Pementasan naskah drama dikenal dengan istilah teater. Dapat dikatakan bahwa drama berupa cerita yang diperagakan para pemain di panggung.Budianta, dkk (2002) Drama merupakan genre sastra dimana penampilan fisiknya memperlihatkan secara verbal adanya percakapan atau dialog diantara para tokoh yang ada. Selanjutnya, dalam pengertian kita sekarang, yang dimaksud drama adalah cerita yang diperagakan di panggung berdasarkan naskahatau teks drama. pengertian drama adalah semua bentuk tontonan yang mengandung cerita yang dipertunjukkan di depan orang banyak.

Dalam penokohan, ada tokoh yang berperan sebagai antagonis yaitu tokoh yang menentang tokoh protagonis atau biasa disebut dengan tokoh yang berlakon jahat) ; protagonis yaitu tokoh utama dari cerita yang diangkat atau biasa disebut tokoh yang baik) dan tritagonis yaitu tokoh atau peran pembantu baik antagonis ataupun protagonis.Banyak hal yang harus dilakukan para pemeran drama salah satunya adalah latihan peran. Adapun latihan - latihan yang dimaksud antara lain : latihan gesture ( gerakan wajah, tangan, kaki yang sesuai naskah), sikap, dialog, artikulasi yang pas, ekspresi wajah,  gerakan tubuh, blocking atau perpindahan dari tempat yang satu ke tempat yang lain dan masih banyak lagi latihan yang harus dipersiapkan secara matang oleh para pelaku drama.


Ada beberapa jenis drama tergantung dasar yang digunakannya. Dalam pembagian jenis drama, biasanya digunakan tiga dasar, yakni: berdasarkan penyajian lakon drama, berdasarkan sarana, dan berdasarkan keberadaan naskah drama. Berdasarkan penyajian lakon, drama dapat dibedakan menjadi delapan jenis, yaitu:
  • Tragedi: drama yang penuh dengan kesedihan
  • Komedi: drama penggeli hati yang penuh dengan kelucuan.
  • Tragekomedi: perpaduan antara drama tragedi dan komedi.
  • Opera: drama yang dialognya dinyanyikan dengan diiringi musik.
  • Melodrama: drama yang dialognya diucapkan dengan diiringi melodi/musik.
  • Farce: drama yang menyerupai dagelan, tetapi tidak sepenuhnya dagelan.
  • Tablo: jenis drama yang mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan dialog, tetapi hanya melakukan gerakan-gerakan.
  • Sendratari: gabungan antara seni drama dan seni tari.

Berdasarkan sarana pementasannya, pembagian jenis drama dibagi antara lain:

  • Drama Panggung: drama yang dimainkan oleh para aktor dipanggung.
  • Drama Radio: drama radio tidak bisa dilihat dan diraba, tetapi hanya bisa didengarkan oleh penikmat.
  • Drama Televisi: hampir sama dengan drama panggung, hanya bedanya drama televisi tak dapat diraba.
  • Drama Film: drama film menggunakan layar lebar dan biasanya dipertunjukkan di bioskop.
  • Drama Wayang: drama yang diiringi pegelaran wayang.
  • Drama Boneka: para tokoh drama digambarkan dengan boneka yang dimainkan oleh beberapa orang. 
  • Drama moderen: drama yang pementasannya menggunakan naskah
  • Drama tradisional: drama yang pementasannya tidak menggunakan naskah 
 
Unsur-unsur Drama
Unsur drama ada dua yaitu unsur yang menjadikan drama itu ada.Unsur Ekstrinsik sebuah drama dan unsur Intrinsik sebuah darama.Unsur ekstrinsik drama yaitu unsur yang membangun dari luar drama itu, misalnya meliputi biografi pengarang drama yaitu, pendidikan pengarang, budaya pengarang, agama pengarang, kehidupan sossial pengarang dan sebagainaya.Yang lebih di domanankan pada si pengarang. Sedangkan unsur Intrinsik ialah unsur yang membangun dari  dalam drama itu sendiri misalnya, tema drama, latar atau setting drama, tokoh dan penokohan, alur cerita sebuah drama, dan amanat yang disampaikan dlam dram.

  •  Tema adalah ide pokok atau gagasan utama sebuah cerita drama
  •  Latar atau setting adalah gambaran tempat, waktu dan situasi peristiwa dalam cerita   drama
  • Alur yaitu jalan cerita dari sebuah pertunjukkan drama mulai babak pertama hingga babak terakhir
  • Tokoh drama atau pelaku drama terdiri dari tokoh utama dan tokoh pembantu. Tokoh utama atau peran utama disebut primadona sedangkan peran pembantu disebut figuran
  • Watak adalah perilaku yang diperankan oleh tokoh drama. Watak protagonis adalah watak (periku) baik yang diperankan oleh tokoh drama, contohnya : penyabar, kasih sayang, santun, pemberani, pembela yang lemah, baik hati dan sebagainya. Sedangkan watak antagonis adalah watak (perilaku) jahat yang diperankan oleh tokoh drama, contohnya : sifat iri dan dengki, kejam, penindas dan sebagainya
  • Amanat drama adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada penonton. Amanat drama atau pesan disampaikan melalui peran para tokoh drama atau pristifa yang terjadi dalam cerita drama tersebut.

 



Bottom Ad Slot (728x90)

Diberdayakan oleh Blogger.

 

© 2013 Taufik Albukhori. All rights resevered. Designed by Templateism | Blogger Templates

Back To Top